You are currently browsing the monthly archive for Juli 2009.

semalam saya tertidur lelap sekali sehabis menggarap event di hotel sahid makassar… sebelum tidur saya sempatkan untuk memaksa hati mensyukuri semua nikmat yang telah Allah berikan kepada saya, ada banyak amanah yang harus ditunaikan seiring usia yang semakin bertambah… ada orang-orang yang membutuhkan keberadaan saya dan kadang saya tidak selalu hadir disamping mereka, ada janji-janji yang tidak sempat ditunaikan oleh keterbatasan inginku… Tuhan kalau suatu hari nanti saya mati, saya akan menggenggam hanya dua benda di tanga; ketakjuban dan ketakutan.

banyak hal yang terjadi beberapa tahun terakhir di dalam kehidupan saya, rasanya pengaruh terbesar yang membentuk mindset dan attitude saya adalah perjalanan karier.
kurang dari 2 tahun saya sudah bekerja di 4 bidang : mengajar, mendesain, berkomunikasi, memanage. detail bidang dan lokasi kerjanya sih saya tidak ingin ceritakan disini.
kalau mereview kapasitas saya dahulu, sangat terasa perkembangan yang terjadi koklusinya adalah beberapa list berikut ini :

1. saya lebih pede sekarang ini dibandingkan dulu, dulu tuh saya jalannya cenderung bungkuk, ga tegap. tapi sekarang berkat teguran dan manner training dari teman2 saya ‘rasanya’ lebih pede dan lebih ganteng (tuh kan pede!)
2. saya lebih terampil berkomunikasi dengan orang baru. ini pun masih cetek-cetek dibandingkan dengan bossku miss. ola hikmah. yang luwes banget kalau ketemu orang, someday saya ingin bisa seluwes itu, deskripsinya nih; dia bisa membuat sebuah topik menjadi terdengar penting dan menarik untuk didiskusikan. saya tahu berkomunikasi itu adalah “skill” keterampilan teknis yang bisa dipelajari, mudah2an saya bisa sukses menjalani prosesnya
3. lebih positif thinking, saya butuh setahun proses penggemblengan di pengajian untuk bisa sampai di tahapan dimana emosi dan denyut otot hati itu bisa dideteksi dan dirasakan. serius lho! coba baca buku “quantum ikhlas” dan “zona ikhlas”.
4. ummm…. kata teman2 main saya lebih banyak diam?! barangkali memang demikian, cukup banyak error yang pernah saya lakukan dalam hidup saya ini, jadi seringkali kalo udah bercanda2 kadang musti ngerem diri jangan over loaded bercandanya.
5. lebih percaya pada keajaiban tuhan. bagaimana tidak, setiap pencapaian strategis di dalam hidup ini sama sekali tidak melibatkan kemampuan saya, semuanya tuh aseli karena tuhan masih sayang dan percaya sama saya. duh, thanx god.
yah, namanya juga evaluasi internal pasti banyak hal yang subyektif di dalam tulisan ini. demikian saja