Bismillah…
Alhamdulillah kalo mereview perjalananku beberapa tahun terakhir ini, ada loncatan-loncatan yang luar biasa dalam karirku, masih teringat jelas rangkaian mimpi-mimpi indah semasa masih mahasiswa dulu, selepas elmatra saya ke mangkura, dengan cara yang dahsyat -dimuat di Quantum Ikhlas-. alhamdulillah di mangkura asik sekali, setahun di sana berkarir sebagai guru sesungguhnya sangat mengesankan, ada teman-teman yang supporting each others, dan murid-murid yang manis-manis, sampai sekarang pun saya masih jatuh cinta sama mereka. Lalu fase perubahan di mangkura itu terjadi semenjak kepsek mengurangi gaji para honorer, dan dengan beban kerja yang seringkali diluar job desk, rasanya tidak ada pilihan lain pada saat itu kecuali mengundurkan diri…
dan alhamdulillah jalannya dibukakan melalui informasi sahabatku ian, saya dihubungkan ke k’mail. Dan akhirnya saya fix bekerja di smart2print makassar sebuah perusahaan digital printing yang lumayan bagus, iklim kerja yang menarik karena berurusan dengan wilayah kreatif… gaji yang katanya salah satu yang tertinggi di makassar, juga kawan2 dan saudara yang baik. tetapi ada satu hal yang kurang diakomodir oleh s2p, yaitu manajemen, pengelolaan karyawan, pengelolaan tata laksana kerja. Sehingga seringkali rutinitas di smart2print sangat menjemukan, berurusan dengan deadline yang bikin gelisah… tetapi begitulah memang di dunia jasa. Kita bertaruh dengan kualitas dan kecepatan kerja yang luar biasa. Pengalaman di smart2print membentuk saya bisa menjadi tukang sulap dan ternyata bisa kok!
Alhamdulillah sekarang file2 yang “rumit” pun bisa di sulap dalam beberapa menit… setelah dari s2p… Allah membukakan jalan ke Hotel Sahid, ini bagi saya luar biasa banget, karena rasanya sungguh tidak ada usaha yang saya kerahkan hingga bisa lolos ke Hotel Sahid berbekal informasi dari saudaraku Mhimenk, luar biasa… sekarang ini di hatiku bertanya-tanya Ya Allah perasaan saya tidak pernah mimpi kerja di Hotel Sahid ini, hinggap di dunia perhotelan kayak gini saya tidak pernah bayangkan,tetapi kok saya kecebur di sini sih?! Tentunya ada maksud dari Allah menempatkan saya di Hotel Sahid, karena jalannya kok lempeng-lempeng ajah, keluar dari s2p saya clear tanpa masalah, trus tahapan rekruitmen di Sahid pun saya jalani dengan lempeng ajah. Duh, apakah ini jawaban atas do’a-do’a saya Ya Allah?! Alahamdulillah karena memang beberapa minggu sebelum saya ke Sahid, NLP ku sudah bekerja :
- “alhamdulillah penghasilanku 2,5 juta sebulan”
- “alhamdulillah saya bekerja di sebuah perusahaan besar yang mengakomodir jenjang karir”
- “alhamdulillah saya bisa banyak berhubungan dengan orang lain – ini bisa jadi jalan dakwah! Yeah!!!”
- “alhamdulillah jumlah dan kuantitas sedekahku bisa meningkat”
Dan Syukur penuh saya rasakan karena perlahan-lahan mimpi-mimpi itu terwujud, btw,dulu sempat puasa sunat niatnya biar cepat merit…  eh,dikabulkannya dengan jalan dapat pekerjaan yang lebih bagus. Jago mentong itu tuhan.
Sekarang NLP ku adalah :
- “alhamdulillah saya menikmati peran saya di Hotel Sahid”
- “alhamdulillah pekerjaan di Hotel Sahid tertangani dengan sangat baik”
- “alhamdulillah disekelilingku ada rekan-rekan kerja yang sangat mendukung”
- “alhamdulillah aktualisasi diriku terkaomodir di Hotel Sahid”
- “alhamdulillah di Hotel Sahid saya bertemu dengan banyak makhluk Allah yang lain, yang insya Allah menjadijalan dakwah saya”
- “alhamdulillah saya benar-benar ikhlas menghadapi semua tantangan di Hotel sahid”
- “alhamdulillah saya semakin giat sedekah”
Selain bersyukur saya juga seharusnya meminta maaf, Astaghfirullah karena sudah men-judge teman2 dari covernya, ternyata cewek2 sales di departemenku rajin puasa sunat! Wuih! Dahsyat bo. Meskipun penampilannya mengasankan glamour, selebritas ternyata mereka religius juga. Duh! maaf teman2 awalnya saya negatif thinking.
Hari ini :
- Alhamdulillah desain spanduk & fliyers swimming pool sudah selesai dan terpasang
- Alhamdulillah release di fajar dimuat
- Alhamdulillah semua pekerjaan ku terselesaikan dengan baik.
- Thanx god!!!