Merenungi karebosi dari atas honda supraku, tak ada jejak yang terekam jelas dalam ingatanku sepanjang keberadaanku di kota yang semakin hari semakin mengakrabiku ini.
Karebosi yang tercatat jelas dalam benakku ketika memandanginya sore itu hanyalah sebuah setting dalam joke-joke basi berjudul “bencong karebosi” yang sangat sering diceritakan oleh temanku waktu SMP dulu. Cuma Itu. Dan saya benar-benar alpa. Lama kemudian barulah saya menyadari makna karebosi yang penuh cerita itu tak sesederhana lelucon-lelucon kanak.
Selebihnya adalah sebuah koor dukacita yang dinyanyikan oleh rumput-rumput, ranting-ranting pohon di sepanjang tepi karebosi, betapa banyak kenangan yang dierami oleh tanah yang dimuliakan oleh sejarah ini. Karebosi adalah tanah yang dinisbahkan oleh ilahi untuk menjadi salah satu dari sekian titik di kota ini yang merajut sejarah makassar hingga menjadi sebuah lukisan dalam benak setiap orang.
Mamandang karebosi kini seperti melihat duka menyeruak marah diantara tanahnya yang terbelah oleh pekerjaan galian, debu-debu dari riuhnya kendaraan yang mengepung karebosi serupa asap dupa yang mencoba meredakan erangan karebosi tetang betapa besar arti dirinya dalam sejarah…
Karebosi adalah tanah yang menyimpan romantisme, dalam diamnya merekam dengan sangat baik hitam putih kota makassar, pahit getir hidup di tanah karaeng ini, Karebosi adalah tempat dimana semua kalangan, setiap warga, segala ras berlari sembunyi membawa segumpal rahasia hati lalu menguapkannya diantara kekar pepohonan.
Dalam sebuah diskusi di UKM Seni UNM bertahun lalu terlontar kegalauan yang menunggu di bangkitkan.
Sebuah lontara konon berkata…
“Makassar akan mengalami peperangannya ketika tiga pertanda ini terjadi… yang Pertama adalah; tumbuhnya pohon kayu korek di sudut karebosi… yang Kedua adalah berdiri sebuah bangunan yang tidak diketahui mana depan, mana belakangnya, mana kiri, mana kanannya… yang Ketiga adalah banjir darah dikarebosi hingga mata kaki…”
Begitulah lontara meramal jauh membaca bayang-bayang di cakrawala. Akan kemana karebosi membawa diri… setelah ia pada masa ketika siri’ na pacce masih demikian kental merasuk mengaliri darah para tubarani…
karebosi adalah medan perang dimana kuda-kuda gagah berani meringkik tinggi… karebosi adalah medan laga dimana badik-badik beradu nyaring menguji taji…
karenanya…
Revitalisasi karebosi adalah sebuah mimpi indah yang selayaknya tidak mengoyak lembaran sejarah yang direkam oleh kita semua… Betapa bijak bila karebosi tetap pada perannya sebagai pewarta sejarah, pengingat tradisi, bahwa di tanah empat persegi inilah sejarah Makassar ditenun helai… demi helai…
Matahari kian sembunyi dibalik selimut senja.
Aku beranjak menggiring roda dua… meninggalkan karebosi yang sedang menundukkan diri pada ilahi… khusuk dalam do’a dukacita tanpa henti…

5 comments
Comments feed for this article
Januari 2, 2008 pada 12:30 pm
paccarita
Salam blogger! Selamat datang di komunitas blogger Makassar Angingmammiri.org. Accountnya sudah kami approve tuh
Ditunggu postingannya dan perkenalannya di forum Tudang Sipulung yaaa.. Salam kenal!
..dan jangan lupa untuk memasang banner angingmammiri di blog ini yah
Januari 3, 2008 pada 8:53 am
lisnasari
komentar nya dalam penuh makna tapi………….
masih berat kupahami makna yang terpendam……..
mungkin aku yang terlanjur basi dan sibuk dengan ranahku sendiri………..
sehingga tak peduli lagi keadaan diluar tempurungku ini………
senang melihatmu lagi bro’(^_^)
someone special in my heart for several years ago.
this is me now,
love,
mmenk
Januari 30, 2008 pada 1:22 pm
ildan mappudji
he….he…he…
maafkan om jody !
siap-siap menjadi besar dengan kekayaan intelektual anda! asal jangan besar kepala saja…..
bagaimanapun, revitalisasi karebosi membawa suatu inspirasi tersendiri bagi anda untuk diramu menjadi suatu pemahaman tersendiri !!!!!
hidup orang tua !!!!!!!!!!!!!!
Oktober 19, 2008 pada 12:05 pm
Hartoto
Salam kenal. terima kasih sudah sudi mampir di blog saya…
eh themenya sama ya…….
salam blogger!
November 11, 2008 pada 3:47 am
travis
weitz… sory bro baruka bisa balas kodong… sibuk skalika… sampai2 untuk lirik2 blog ga’ ada waktuku… paling kalo ada kesempatan ke multimedia cuma buat baca n hapus email trus app. requests di fsku……….
nice theme i love this….. kudukung cezzz… apanya yg bagus dari karbos sekarang? kita tak lagi bebas menapak dirumputnya yang hijau semua telah dikomersilkan n skarang kayaknya lagi nunggu datangnya Rahasia Ilahi (kuburan dipenuhi …… apa bagus di’??? bencong kali ya????) hihiihihi… Luph… terus berkarya bro……..